Tampilkan postingan dengan label Perjalanan pangeran Pabelan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perjalanan pangeran Pabelan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Desember 2017

perjalanan pangeran pabelan 2

Setelah mustika samber lilin menyatu didalam diri pangeran pabelan,siapa saja yang melihat menjadi terpikat,jatuh hati,darah bersedir membawa gejolak asmara didalam dada para wanita
Awalnya pangeran pabelan tidak begitu memperhatikan,karena mantra aji gendam pengasih asmaradana tiidak dilafalkannya,yang dia amati adalah banyaknya wanita yang senyum sambil menundukan kepala saat bertatapan mata dengan dirinya
“Ada keanehan apa gerangan pada diriku”sambil bergegas mencari cermin untuk mengamati keanehan diri
“tak ada yang aneh dari diriku maupun penampilanku”
Pada masa itu tak terfikirkan apa itu cinta asmara dan tetek bengeknya,masa masa remaja yang penuh dengan keluguan,dimana diusianya bersama teman teman sebaya,masih bermain kejar kejaran hingga bergendongan tanpa ada rasa malu ataupun nafsu
Perjalanan pangeran pabelan 2
Perjalanan pangeran pabelan 2

Karena kesibukan Tumenggung mayang hingga menyebabkan kurangnya perhatian dan kasih sayang terhadap pangeran pabelan,segala keperluan pangeran pabelan diurus oleh mbok mban,yang mengurus dari kecil hingga remaja
Awalnya biasa saja sikap mbok mban sri terhadap pangeran pabelan,namun sekembalinya dari mengembara,Perubahan pun terjadi.
mbok mban sri merupakan pembantu yang termuda diantara mban yang lain,namun sudah mengurusi pangeran pabelan dari kecil,mban sri yang belum terlalu tua dan menjanda melihat perubahan majikannya yang berubah menjadi mempesona diusia remaja,menghadirkan gejolak gejolak asmara yang terpendam meronta bangkit kembali
Awalnya rasa itu bisa dipendam namun berjalannya waktu,gelora tersebut sulit terbendung,dan suasana malam mbok mban sri merapikan kamar raden pabelan,dan pangeran pabelanpun memasuki kamar
“rasanya baru kemarin aku memandikan,ngendong dan ngeloni raden,sekarang kok sudah besar saja” canda mban sri
“ah,mbok mban bisa saja,kalau mau ngeloni ya tidak apa apa,sudah lama mbok tidak ngeloni aku”
“Sekarang malu den,raden kan sudah besar”
“kenapa malu mbok,mbok kan yang ngurusi aku dari kecil”ucap lugu pangeran pabelan

“mbok,tolong badanku dipijit ya,agak pegal pegal tubuhku”
“iya den”
hati mban sri berbunga bunga dengan permintaan itu,setelah melepas baju,raden pabelan tidur tengkurap dan mbok mban memijatnya hingga setanpun menggoda iman kedua insan dan membuat pangeran pabelan ketagihan meraup madunya asmara
Berawal dari hal itulah,pangeran pabelan menyadari mustika samberlilin yang masuk kedalam dirinya mampu mempengaruhi siapa saja yang dikehendaki untuk menuruti semua kemauannya,dan inilah waktunya mengunakan ajian gendam pengasih asmaradana,batin yang dipenuhi nafsu berkata
Candu madu asmara merasuk sukma pangeran pabelan,sehingga membangkitkan jiwa petualang cinta didalam dirinya,dan siapa saja yang diinginkannya pasti jatuh kepelukannya
Hari demi hari,bulan demi bulan dan tahun demi tahun berganti,diwarnai dengan birahi sikumbang jalang menghisap madu,seluruh wilayah Katemenggungan tidak ada yang tak mengenal peringainya dan tak ada satupun yang berani melarangnya,karena hal tersebut didasari rasa suka sama suka dan terlebih pangeran pabelan adalah putra penguasa dikatemenggungan mayang,walaupun bukan hanya gadis perawan atau janda,tapi wanita bersuamipun digaet juga

Kekawatiran menghiasi fikiran tumenggung mayang,dengan cara apa supaya bisa merubah sikap pangeran pabelan agar bisa menarik simpati rakyat diwilayah kasultanan pajang ini,sedangkan saat ini sikap anaknya telah mencoreng nama baiknya sebagai tumenggung yang teladan,”bagaimana bisa mewujutkan ramalan Sunan giri,bisa bisa nyawaku yang erancap bahaya nantinya,jika anakku tak merubah peringainya”keluh kesahnya didalam hati
Karena kekhawatiran yang luar biasa,maka dinasehatilah pangeran pabelan agar segera menikah dan menghentikan tingkah lakunya yang bergona ganti pasangan sesuka hati,namun pangeran pabelan bersikeras untuk tetap membujang dan menikmati masa bujangnya
Rasa malu yang luar biasa bercampur amarah yang tertahan,karena menyadari bahwa pangeran pabelan adalah darah dagingnya sendiri,sehingga tiada tega dia mengunakan kekerasan fisik dan menghukumnya

Kemelut didadanya meledak,dan keluarlah kata ejekan untuk meredakan nafsu bejat anaknya
“Percuma jika kamu hanya bisa menggauli gadis gadis desa yang kurang pengalaman,Jika kamu berani dan benar benar lelaki satria,maka pikatlah hati putri Sekar Kedaton” berharap jika dia menyadari hanya anak tumenggung,tentunya tidaklah pantas jika bersanding dengan anak raja atau sultan,terlebih putri sekar kedaton adalah putri sultan hadiwijoyo yang terkenal sebagai raja yang memiliki kesaktian luaar biasa dan bala tentara yang kuat
Bukanlah pangeran pabelan,jika gentar dengan nasehat pedas yang diartikan sebagai tantangan,dan bersumpahlah pangeran pabelan untuk tidak akan mengakhiri petualangan cintanya jika belum dapat menundukkan hati putri sekar kedaton ratu hemas
amarah  tumenggung mayang meledak dan menghajar sambil marah marah kepada pangeran pabelan.
“DASAR ANAK TAK TAHU DIRI,KAMU SIAPA,TAK SEBANDING DENGAN PUTRI PENGUASA KASULTANAN PAJANG”
dan diusirlah pangeran pabelan 

berhari hari waktunya habis digunakan untuk mengamati, mencari informasi dan celah bagaimana bisa mendekati sang putri pujaan.
pucuk dicinta ulampun tiba,saat diusir ayah handanya,pangeran pabelan tinggal dirumah mban sri yang mengajarinya bertualang,walaupun mengetahui begitu bajatnya namun karena menyadari bahwa dialah yang menyebabkan pangeran pabelan mengetahui manisnya madu sari asmara,maka diberi tahukanlah bahwa putri sekar kedaton biasa setiap pagi menyuruh embannya membeli bunga dipasar,namanya soka yang kebetulan adalah sahabat emban sri,dan sering bertemu dipasar.
mengetahui bahwa putri sekar kedaton menyukai bunga,maka dicarilah bunga yang memiliki daya pengasihan,yaitu bunga kantil cempaka,dengan ilmu gendam pengasih asmaradan,bunga kantil cempaka tersebut dimantrai dan diisi gendam pengasih asmaradana
sebagai pelengkap,maka dituliskan syair yang mendayu merayu memuji dan memuja pujaan hati,yang kemudian dititipkan kepada emban soka
Berkali kali syair bersambut dan pangeran pabelan meminta bertemu dikeputren saat malam telah sepi dan permintaan tersebut dikabulkan oleh putri sekar kedaton karena kerinduan yang sangat dirasakan untuk memadu asmara berdua,bersama kekasih hati

Bersambung-
nomer whatshap 087879187799 Ki Rekso Jiwo

Rabu, 20 Desember 2017

Perjalanan Pangeran Pabelan

Ajaran manunggaling gusti yang diajarkan kembali sultan hadiwijaya dalam kasultanan pajang tercium sampai kerajaan demak bintoro,terjadilah kekhawatiran para petinggi kerajaan demak beserta para sunan
sehingga diutuslah sunan giri untuk mempengaruhi Tumenggung mayang,yang merupakan adik ipar dari Panembahan senopati dan merupakan telik sandi mataram islam
Kerajaan Demak bintoro menyadari kekuatan,kepandaian strategi perang,serta kesaktian dari joko tingkir atau sultan hadiwijoyo,sehingga berusaha mengadu domba fihak mataram islam dan kasultanan Pajang,melalui Tumenggung Mayang yang memiliki ambisi besar menjadi pemimpin,namun dikarenakan adik ipar atau panembahan senopati merupakan anak angkat dari Sultan hadiwijoyo,Tumenggung mayangpun menjadi tunduk dibawah kepemimpinan Kasultanan Pajang
Tatkala sunan giri datang ke Katemenggungan Mayang,disambut baik oleh tumenggung mayang,Sunan giri sering kali Memuji pengabdian Tumenggung Mayang dan menyayangkan sikap sultan hadiwijoyo yang mengajarkan kembali ajaran Syech siti jenar atau manunggaling kawulo gusti,namun Tumenggung mayang tak tersulut emosi dan dapat berfikir jernih,walaupun Seorang Sunan atau wali yang berusaha mempengaruhi pikirannya
Hingga Sunan Giri mengatakan bahwa Anak semata wayangmu nantinya akan menjadi orang besar,maka didiklah dengan benar,berharap nantinya Pangeran Pabelan dititipkan dan didik dipondok Sunan Giri
Dan tanpa disadari,Pangeran pabelan yang menginjak usia remaja mendengarkan ucapan itu

Hal itulah yang menyebabkan Perubahan besar pada jiwa Pangeran Pabelan,dimana awalnya pangeran pabelan merupakan sosok yang penyabar,selalu mengalah,rasa minder dengan teman teman sebayanya menjadi hilang berubah menjadi pribadi yang penuh percaya diri
Mengingat Tumenggung mayang merupakan sosok yang ulet dalam bekerja,sehingga perhatian keanak menjadi kurang,Dan diusia yang masih terlalu muda untuk mempelajari ilmu kesaktian,dan belum bisa membedakan atau memilih guru yang baik untuk dirinya,maka Pangeran pabelan banyak berguru kepada orang yang dianggap memiliki kesaktian
Didalam fikirannya haus akan ilmu kesaktian yang mana nantinya akan mendukung dirinya menjadi orang besar,maka dicarilah guru yang bisa mempengaruhi pikiran orang lain dengan kemampuan supranatural yang dimiliki
dan bertemulah dengan seorang guru yang menguasai ilmu gendam pengasihan asmorodono yang usianya sudah tua namun terlihat masih muda dan memiliki istri yang cantik cantik dalam satu rumah,namanya Ki AnjangKanil
“ki,saya ingin menguasai ilmu mempengaruhi orang”
“syaratnya berat Raden”
“Syarat apapun akan saya lakukan Ki”
“baiklah jika raden memaksa,syarat pertama adalah mengiklaskan semua bekal yang Raden bawa,karena nantinya raden akan bertapa brata dipinggir sungai dibawah pohon waru doyong selama 41 hari,siapkah raden melakukannya ?
jika raden siap,maka akan saya beritahu mantranya”
Setelah Pangeran pabelan menyanggupi semua syarat yang harus dilakukan,maka Ki Anjang kanil memandikan pangeran pabelan dengan air yang dicampur berbagai bunga tuju rupa,setelah dimandikan,diwajibkan memakai pakaian biasa selayaknya rakyat jelata dan diajarkan ilmu lanjaran  atau mantra yang harus dihafalkan dengan tidak boleh ditulis,sampai benar benar hafal
Kata demi kata diucapkan Ki Anjangkanil,secara perlahan diikuti berulang ulang,hingga setiap kata dapat terucap sesuai urutannya dengan sempurna,sambil memasukkan daya cipta batin kedalam diri pangeran pabelan.
dalam waktu semalam mantra lanjaran dapat dikuasai dengan benar kemudian diantarlah ketempat dimana harus dilakukan tapa brata selama 41 hari
Setelah perjalanan lumayan jauh ditepi sungai dibawah pohon waru doyong,setelah diberi tahu tatacara laku,maka pangeran pabelan ditinggal sendiri untuk melakukan tugasnya bertapa brata

Dengan kesungguhan tekad memperoleh ilmu gendam pengasihan asmaradana,tapa bratapun dimulai,dengan duduk bersila membelakangi pohon waru doyong atau berada tepat dibawah doyongnya pohon,menghadap sungai sambil komat kamit membaca mantra yang telah dihafalkan semalaman
Berbagai mahluk halus menampakkan diri,perwujudan yang menyeramkan hingga yang menjijikan datang hendak membuyarkan tapa brata,namun dengan tekad yang luar biasa yang dimiliki,maka mahluk haluspun datang dan pergi silih berganti tanpa adanya rasa takut didalam hati
Berbagai macam godaan mewarnai tapa brata yang dilakukan Pangeran Pabelan,hingga sungai banjir,bangkai yang hanyut menyangkut didirinya hingga berbagai cobaan akan kematian pun datang

Tak terasa waktu cepat berlalu,41hari bertapa brata akan segera berakhir,dan hari terakhir tersebut,nampaklah ribuan binatang samberlilin hinggap dan merayapi sekujur tubuh ,membuat rasa geli yang luar biasa serta susah bernafas,berlahan lahan semua samber lilin yang menuupi sekujur tubuh menjadi samberlilin raksasa yang hendak mengigit.
karena tidak merasa takut dan khawatir,maka perlahan lahan samber lilin tersebut menjadi kecil dan masuk didalam dahi kepalanya,tepatnya diantara dua alis


-Bersambung
nomer whatshap 087879187799 Ki Rekso Jiwo