Selasa, 27 Februari 2018

Kenapa Alat outdoor penting dimiliki

Alat outdoor begitu penting dalam kenyamanan menikmati suasana baik digunung maupun dipantai yang berhubungan dengan kegiatan dialam,tanpa alat pun bisa menikmati suasana alam,namun kurang nyaman dan maksimal dalam menikmati keagungan alam semesta
namun memang disadari bahwa alat alat out door terbilang mahal,namun jika dibandingkan dengan sewa atau pinjam,tentunya akan sangat nyaman jika milik sendiri

Harga sewa alat alat outdoor bisa dibilang murah apalagi kalau pinjam teman,namun konsekwensi mengembalikan setelah kegiatan akan terasa berat,Pada saat kondisi tubuh lelah setelah kegiatan outdoor apa lagi jika naik gunung,badan capek,kaki pegal,dan harus mengembalikan alat persewaan atau pinjaman,tentunya sangat nyaman jika dibandingkan dengan kita memiliki sendiri
Ki Rekso Jiwo camping di pantai parangkusumo
Ki Rekso Jiwo camping di pantai parangkusumo

Jikalau hanya sesekali saja menikmati suasana alam,baik digunung atau dipantai,memang akan terasa enak jika sewa atau pinjam pada teman,namun jika hobi atau menyenangi kegiatan outdoor,terlebih saat acara dadakan saat ingin menikmati suasana malam dilaut atau sekedar camping dialam pegunungan,mengingat keterbatasan waktu dan keadaan yang tidak memungkinkan untuk naik gunung,tapi rindu dengan suasana pegunungan.
memiliki alat alat outdoor sangat membantu sekali dalam keadaan ini

Alat apa yang Paling penting dimiliki
yang pertama harus dimiliki adalah tas yang mampu menampung semua keperluan,la tergantung anda mau kemana ?
kalau hanya dipantai sih cukup daypack atau tas ransel biasa.
Peralatan akan menjadi berkembang saat kita menginginkan menikmati suasana alam tidak hanya siang hari,pada saat menginginkan camping ditepi pantai,tentunya alat yang dibutuhkan menjadi lebih banyak.

Senter atau headlamp/senter kepala
senter kepala atau senter biasa sangat dibutuhkan dalam penerangan,memudahkan dalam mencari benda atau alat alat yang dibutuhkan.
bisa juga mencari binatang malam ditepi pantai atau bisa juga menemani suasana gelap karena tidak ingin tidur dan puas menikmati keindahan alam
klik video camping dipantai sembukan

Tenda
tenda menjadi penting dimana kita menikmati alam malam dipantai,melindungi diri dari angin dan rintik hujan dimana alam sulit diprediksi,sehingga kelengkapan alat sangat penting dalam kenyamanan suasana
Jika hanya mengelar tikar atau mantol hujan pun bisa menikmati suasana dipinggir pantai,jamun jika ingin lebih amannya disarankan untuk membawa tenda sesuai dengan kapasitas yang diperlukan,disamping lebih nyaman,juga aman dari gangguan binatang seperti nyamuk atau yang lainnya hingga kenyamanan dalam keamanan barang,karena semua barang bawaan bisa dimasukan dalam tenda
bagaimana menurut anda ?

Jika sudah memilih tenda,sarana pendukung lain agar lebih nyaman tidur didalam tenda,dibutuhkan matras sebagai alas tidur,sehingga kenyamanan meningkat dari hanya mengandalkan alas tenda yang tipis,kalau tidak hujan atau tanah tidak lembab sih tidak menjadi masalah,saat semua itu terjadi tentunya akan tidak begitu menjadi masalah saat memiliki dan membawa matras sebagai alas duduk atau tidur

Bertambah lagi saat menginginkan Camping dipegunungan,mengingat suasana malam digunung akan sangat terasa dingin,dibutuhkan jaket tebal dan sleeping bag atau kantong tidur yang bisa melindungi diri dari suasana dingin saat tidur,jika memakai selimut tebal,itupun tidak menjadi masalah,namun sleepingbag atau sb dirancang khusus buat kegiatan outdoor sehingga lebih ringkas dan nyaman saat digunakan dan banyak lagi pertimbangan yang digunakan demi kenyamanan dan keamanan
mengingat suhu dipegunungan terkadang sangat extem,sehingga jika tidak didukung dengan alat alat yang lengkap,sangat berbahaya pada keselamatan diri,banyak kejadian orang meninggal digunung karena mengalami kedinginan berlebih atau hipotermia.

Terlebih lagi saat kita menginginkan mendaki gunung dan bercamping untuk menikmati suasana gunung,tentunya akan sangat membutuhkan alat yang dibutuhkan demi kenyamanan dan keselamatan dialam,saran saya jangan menantang alam,persiapkan segala sesuatu sesuai dengan standar keselamatan,sehingga tak membahayakan diri serta rombongan dan tentunya tak menyusahkan orang lain

banyak pertimbangan dalam membeli alat outdoor,jika memiliki hobi atau kegemaran,tentunya akan berusaha mengumpulkan alat atau membeli alat alat sesuai kebutuhan,jika tidak bisa semua,sebaiknya nyicil satu satu,pertimbangkan mana dahulu yang dibutuhkan atau sesuai dengan isi kantong dulu,walaupun demikian bukan berarti harus membeli alat alat yang murah atau mahal sekalian,namun perhitungkan keselamatan dan kenyamanan barang yang diperlukan.karena tak semua barang murah itu murahan,dan tak semua barang mahal nyaman dan aman dipakai

oleh sebab itulah diperlukan banyak referensi atau informasi melalui internet atau tanya langsung pada senior agar tak kecewa nantinya
dan setelah memahami bahwa hobi dengan kegiatan outdoor,kenyamanan dan keindahan bukan hanya milik kita,maka jaga agar tetap lestari,dan sampah dibuang pada tempatnya,karena sampah mengotori pemandangan dan menganggu kenyamanan
jika naik gunung,bawa turun sampah dan buang pada tempatnya,sebelumnya saya haturkan terima kasih
nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo

Minggu, 25 Februari 2018

Kemeriahan lampion solo

Setiap tahun menjelang imlek hingga sesudahnya menjadi wisata malam tahunan,disamping acara seni budaya grebek sudiro,hiasan lampu lampu lampion menghiasi jalan sepanjang gladak hingga pasar gede kota surakarta,tiap malamnya dipadati ribuan orang untuk sama sama menikmati kemeriahan tahun baru cina,penyatuan unsur cina jawa dan modern menyatu padu dimalam malam dikawasan ini
Jarang jarang bisa nongkrong ditengah jalan raya

Dikarenakan merupakan acara tahunan walaupun menutup jalan dikawasan pasar gede,namun tak membikin kemacetan berarti,ribuan lampu lampion menghiasi sepanjang jalur membuat keindahan yang luarbiasa,antusias masyarakat kota surakarta serta muda mudi dari luar kotapun banyak yang memanfaatkan untuk rekreasi malam disolo

Dari klaten,sragen,karanganyar,wonogiri bahkan dari magelang atau kota kota yang lain ikut menikmati suasana meriah dikota surakarta ini,ayo bagi kamu kamu para remaja yang ingin wisata malam bersama pacar atau mungkin bagi jomblo jomblo,mungkin kamu bisa menemukan jodohmu dikota solo

Selain bisa menikmati suasana lampu dan lampion yang beraneka bentuk sio maupun wayang,klenteng pasar gede rutin menggelar tarian barongsay maupun liong,banyak seniman,badut badut animasi,dari pokemon,doraemon,hingga robot robot yang bisa diajak selfie

Tak seru rasanya jika momen momen tidak diabadikan,mengingat tempat ini dipenuhi dengan bangunan bangunan bersejarah,saat berada ditempat ini mungkin pada saat siang akan terasa biasa,namun pada saat malam suasana kemeriahan begitu terasa luar biasa,jika kamu teliti akan banyak sekali tanda dari balai pelestarian cagar budaya.

Atau kamu ingin menikmati suasana dari ketinggian,alias menikmati dari lantai dua pasar buah,yang didalamnya terdapat berbagai penjual kuliner setiap harinya,ternyata dari atas merupakan tempat yang nyaman untuk kamu tongkrongin,baik siang maupun malam gays.

Dibank indonesia terdapat hiasan patung anjing,baik dari rotan maupun sterofoam yang menandakan tahun anjing,ditambah lagi kesenian calung atau perpaduan angklung dengan musik lain yang menambah sempurnanya malam,dibalai kota pun digelar pertunjukan wayang orang,lengkap sudah kebahagiaan dikota solo atausurakarta
nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo

Kamis, 08 Februari 2018

Kirab pusaka kyai sudiro

Kirab pusaka kyai sudiro dikelurahan Sudiroprajan,kecamatan jebres,kota surakarta;berbagai pusaka, dua gunungan yang terdiri dari buah buahan dan makanan tradisional yang diproduksi diwilayah kelurahan sudiro prajan,bersama putri putri domas,serta prajurit kraton,acara tahunan bersih desa yang mempersatukan berbagai unsur kesenian dan kebudayaan
Kirab Gunungan grebeg sudiro
Kirab Gunungan grebeg sudiro

Acara yang digelar pada malam jumat kliwon jam 7 malam,tanggal 8 febuari 2018,acara yang bertajuk umbul mantram / dongo atau doa bersama,yang disengkuyung atau dibantu berbagai padepokan seni budaya dan supranatural disolo
tombak Pusaka Grebeg Sudiro
ki Rekso Jiwo Membawa Tombak Pusaka Kyai Sudiro

Kirab berbagai pusaka dan gunungan keliling kelurahan Sudiroprajan,dan kebetulan Ki Rekso Jiwo memperoleh tugas untuk membawa tombak kyai Sudiro (pusaka utama) yang dipayungi payung kotak kotak sebagai simbul payung keseimbangan alam semesta

Kirab Pusaka Grebag sudiro
kirab pusaka


Puluhan pusaka ikut mengiringi kirab kyai Sudiro yang kebanyakan berwujut tombak,bahkan prajurit prajurit kraton kasunanan ikut dalam kirab pusaka dengan seragam dan memakai pedang
Tombak kyai Sudiro,grebeg sudiro
Tarian jiwa penyambut Tombak Kyai Sudiro

Setelah dikirab keliling kampung,seluruh rombongan kembali ke Kelurahan Sudiroprajan,Tombak Kyai Sudiro dipasrahkan kembali keKepala Desa,sebelumnya melalui tarian jiwa yang dilakukan Ki Gundala Seta,pimpinan japa jawa meditasi menyambut datangnya rombongan dan meminta Tombak Pusaka yang kemudian dilanjutkan ke pejabat kelurahan dan pejabat kelurahan menyerahkan langsung kepada Bapak Lurah
umbul mantram grebeg sudiro
Eyang Suseno hadi,Ki Pahang Sunarno,raden gundala seta,Eyang Tejo

Setelah penempatan tombak dan payung ketempat penyimpanan yang berada diaula kelurahan,kemudian doa dari perwakilan lintas agama,yang terdiri dari islam,kriten,katolik,hindu,budha serta konghucu berdoa bersama sama untuk kesejahteraan kampung,dilanjutkan puja mantram oleh Eyang Suseno Hadi,pimpinan Padepokan Gedong Putih,didampingi Eyang lawu dan Pak Wayan dari pure surabaya,mojogedang,berbagai mantra jawa dilafalkan untuk keselamatan bersama,salah satunya kateguhan dan sastra pinedati atau rajah kalacakra
Rebutan gunungan grebeg sudiro
Rebutan gunungan

Maka kedua gunungan dibawa lagi keluar untuk diperebutkan masyarakat yang menginginkan berkah bersih desa tersebut,banyak warga masyarakat yang memperebutkan untuk menikmati makanan tradisional dan buah yang dibentuk rapi menjadi gunungan yang dikirab keliling dan didoai bersama sama
dalang wayang beber grebeg sudiro
Eyang lasdi dalang wayang beber

Banyak sesepuh yang datang mengikuti umbul mantram dan kirab sampai akhir acara yang ditutup dengan pertunjukan wayang Beber,dengan dalang eyang  lasdi,diiringi berbagai sesepuh seniman budayawan termasuk Eyang Tejo,hingga sinden dari inggris
wayang beber grebeg sudiro
wayang beber

banyak sekali yang ikut nyengkuyung hingga tidak dapat dituliskan disini,mengingat banyaknya,yang bukan dari daerah tersebut,namun peduli akan seni budaya nusantara yang adiluhung yang digelar dalam umbul mantram,kirab pusaka bersih desa,mugi tansah lestari
umbul mantram grebeg sudiro
eyang lawu dan raden gundala seta

acara yang meriah diiringi gerimis rintik rintik namun tak menyurutkan tekad dan acara tetap berjalan dengan lancar,tanpa ada halangan,walaupun mengelilingi kelurahan Sudiroprajan yang dilewati adalah jalur gang yang bisa dibilang sempit,mengingat wilayah ini termasuk daerah perkotaan
grebeg sudiro
Ki Rekso Jiwo,sinden inggris,raden Gundala seta,dondon Legowo
Mangku wayan,kirekso iwo,kang dondon legowo,raden gundala seta
video umbul mantram 2018

Semoga keselamatan ketentraman serta kebahagiaan menyertai warga kelurahan Sudiroprajan kota surakarta khususnya dan indonesia pada umumnya
nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo

Senin, 05 Februari 2018

Bertualang digunung sepikul

Petualangan digunung sepikul sungguh apik,keindahannya luar biasa walaupun hanya bukit kecil yang hanya ditempuh hingga puncaknya 10menit,mengingat pendakian singkat sehingga Ki Rekso Jiwo mengajak satu rombongan yang diantaranya adalah anaknya yang terkecil yang berusia 3tahun

Gunung sepikul mulai dikenal luas setelah dipakai untuk syoting film laga layar kaca yang diambil dari cerita novel karangan Bastian tito,yang berjudul Wiro sableng,karena kesan pegunungan,pohon pohon rindang yang seakan akan berada disuasana hutan,sehingga gunung sepikul dipilih untuk film action laga 

Gunung sepikul terletak dikawasan batu seribu,bulu kabupaten sukoharjo,yang bisa ditempuh dari krisak wonogiri atau tawangsari sukoharjo,karena Ki Rekso jiwo dari solo,tentunya melewati tawangsari,mengingat lebih dekat,sekaligus melewati makam simbah maupun mbah buyut dikrajan tawangsari,dari pasar tawang sari lurus keselatan mengikuti jalur utama kearah krisak,hingga nanti ada splang mengarahkan kegunung sepikul atau batu seribu

Jika pernah mengunjungi gunung purba nglangeran mungkin bisa membayangkan tempat ini yang tak jauh berbeda wlaupun lebih tinggi gunung purba gunung kidul,namun lumayan untuk dijadikan awalan dalam mencintai pendakian gunung
karena waktu yang digunakan sangat pendek dan cukup puas menikmati suasana puncak yang terlihat gugusan gunung seribu,maupun gunung gunung yang tinggi seperti,lawu,merapi maupun merbabu.

kami bersama rombonganpun akhirnya memutuskan turun dan melanjutkan waktu senggang untuk berenang dipecinan batuseribu yang tak jauh dari gunung sepikul,tepatnya sebelah selatan kurang lebih satu kilo meter
nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo

Kamis, 18 Januari 2018

Ciri katuranggan Perkutut

Burung Perkutut jaman dahulu hingga saat ini masih banyak yang meminati,Terlebih oleh orang orang yang mempercayai jika burung satu ini memiliki keunikan dan angsar atau mengandung manfaat kekuatan yang dapat mempengaruhi pemiliknya dalam segala sesuatu yang terpancar dari katuranggan atau ciri fisik maupun suara kicauannya
mengingat pada jaman dahulu,hanya seorang pembesar bahkan raja raja yang memelihara burung perkutut,sebagai pelengkap sempurnanya pria,dimana sempurnanya pria harus memiliki,wisma,garwo,turangga,kukilo lan curigo atau rumah,istri,kuda tunggangan,burung dan keris

Walaupun jaman semakin maju,namun keyakinan tersebut tidak akan pernah hilang dan mengakar kuat pada seseorang, seniman atau budayawan yang mempelajari aliran kejawen,karena manfaat yang dipercaya dalam memelihara burung perkutut,seseorang tersebut lebih bisa tenang,tentram damai jika sesuai dalam memeliharanya
Ki Rekso Jiwo bersama burung perkutut miliknya
Ki Rekso Jiwo bersama burung perkutut miliknya

Katuranggan atau ciri burung Perkutut yang dipercaya membawa keberuntungan

  1. Perkutut Kusuma Wicitra: Ciri burung ini mempunyai warna paruh dan sisik kaki yang keputih-putihan. Mitosnya siapa saja yang memelihara burung Perkutut Kusuma Wicitra, maka cita-citanya akan mudah tercapai dan rezekinya melimpah.
  2. Perkutut Wisnu Wicitra: Ciri burung ini bulunya berwarna agak kehitam-hitaman. Mitosnya Perkutut Wisnu Wicitra berguna untuk keselamatan pemiliknya sekeluarga dan mendatangkan banyak rezeki.
  3. Perkutut Wisnu Murti: Ciri burung ini memiliki warna hitam pada kaki, mata, dan paruh. Mitos yang menyebar dan dipercaya di masyarakat, Perkutut Wisnu Murti mempunyai pengaruh kewibawaan tinggi dan biasanya dipelihara oleh raja atau pemimpin.
  4. Perkutut Gendawa Sabda: Ciri burung ini suara manggungnya terdengar keras tapi merdu. Perkutut Gendawa Sabda dapat digunakan untuk memikat Perkutut yang lain. Selain itu, burung ini dipercaya bisa membantu pemiliknya mendapatkan banyak rezeki, keluarganya tenang, tentram dan damai.
  5. Perkutut Gedong Mengo: Ciri burung ini biasa manggung menyongsong terbitnya matahari. Mitos yang beredar di kalangan pecinta burung, siapapun yang mempunyai burung Perkutut Gedong Mengo, pemiliknya memperoleh anugrah banyak rezeki dan keselamatan
  6. Perkutut Mineb Gedong atau Gedong Mineb: Ciri burung ini biasanya manggung menyertai terbenamnya matahari. Mitosnya si pemilik akan berkecukupan dan menguntungkan dalam berdagang,biasanya milik saudagar
  7. Perkutut Mercuci: Ciri burung ini matanya memiliki warna kuning, sipit atau wayang bambangan. Mitosnya pemilik burung Perkutut Mercuci ini bakal diakrabi orang dan banyak rezeki.
  8. Perkutut Mercu Jiwa: Ciri burung ini  memiliki mata berwarna kuning dan bulu sekitar pantat juga kuning. Mitosnya burung Perkutut Mercu Jiwa mempunyai pengaruh sangat besar, dahulu dipelihara raja atau pemimpin.
  9. Perkutut Muncis: Ciri burung ini bentuk badannya kecil memanjang. Burung Perkutut Munci mitosnya baik untuk dipelihara oleh raja atau pemimpin.
  10. Perkutut Udan Mas: Ciri burung ini pada bulunya berwarna coklat muda atau krem, serta bulu yang melingkar berwarna kekuning-kuningan. Mitosnya burung Perkutut Udan Mas mampu mendatangkan keselamatan dan kegembiraan, serta mendatangkan rezeki.
  11. Perkutut Satria Kinayungan: Ciri burung ini pada tengah kepalanya terdapat bulu berwarna putih. Mitosnya Perkutut Satria Kinayungan dapat menaikkan derajat atau pangkat serta kewibawaan pemiliknya
  12. Perkutut Sangga Bhuana: Ciri burung ini di punggungnya ada sehelai bulu berwarna putih. Mitosnya siapa saja yang mempunyai Perkutut Sangga Bhuana akan mendapatkan rezeki (Asal jangan ada bulu ekor yang tidak sejajar dengan yang lain, misalnya tidak lurus atau abnormal).
  13. Perkutut Misti Kanya atau mustikaning kutut: Ciri burung ini di bagian badan atau seluruh badan berwarna putih. Mitosnya Perkutut Misti Kanya atau mustikaning kutut merupakan peliharaan para raja atau pemimpin karena membawa keselamatan.
  14. Perkutut Candra Sabda: Ciri burung ini berwarna putih pada bulu di bagian pundak . Mitosnya kalau orang mempunyai Perkutut Candra Sabda, maka orang tersebut bisa memikat seseorang serta membawa suasana gembira.
  15. Perkutut Rupo Cahyo: Ciri burung ini warna bulunya mengkilat bercahaya atau nyamber lilin, Mitosnya burung Perkutut Rupo Cahyo membawa kedamaian dan kegembiraan.
  16. Perkutut Purnomo Sidhi: Ciri burung ini warna bulunya agak kemerah-merahan seperti permata. Mitosnya burung Perkutut Purnomo Sidhi untuk dapat menjunjung tinggi kewibawaan dan mendapatkan kehormatan.
  17. Perkutut Sri Mangumpel: Ciri burung ini pada ibu jari kakinya berwarna putih atau ada dua kuku jari yang putih. Mitosnya siapa saja yang memiliki Perkutut Sri Mangumpel maka keluarganya selalu sehat dan cita-citanya banyak terkabulkan.
  18. Perkutut Widaksana Gasti: Ciri burung ini terdapat pada waktu manggungnya yang lama, serta halus dan merdu. Mitosnya pemilik burung Perkutut Widaksana Gasti mudah mencapai cita-cita dan banyak rezeki.
  19. Perkutut Pendawa Mijil: Ciri burung ini terdapat pada bulu ekornya berjumlah 15 lembar. Mitosnya Perkutut Pendawa Mijil mampu mendatangkan kewibawaan bagi pemiliknya.
  20. Perkutut Songgo Ratu: Ciri burung ini memiliki jambul dan bagian kakinya berwarna agak sedikit gelap atau semburat. Mitosnya, menurut cerita pada zaman dulu, Perkutut Songgo Ratu merupakan Perkutut milik Putra Raja dari Bali. Bagi siapa saja yang memilikinya, derajat dan pangkatnya akan naik serta memberikan kesan berwibawa tinggi.
  21. Perkutut Lurah: Ciri burung ini memiliki garis hitam pekat yang berada dibagian belakang leher serta bulu-bulu sayapnya berwarna agak merah kecoklatan. Mitosnya burung Perkutut Lurah dapat membawa banyak rezeki.
  22. Perkutut Daringan: Ciri burung ini mempunyai garis-garis hitam di bagian leher yang menyambung tanpa putus atau tempuk, Mitosnya, burung Perkutut Daringan merupakan burung bertuah (mempunyai kesaktian untuk mendapatkan untung dan keselamatan) bagi pemiliknya sekeluargaatau serumah

Katuranggan atau ciri burung Perkutut yang dipercaya membawa kesengsaraan

  1. Perkutut Brahma Labuh Geni: Ciri burung ini memiliki bulu berwarna kemerah-merahan tidak merata. Mitosnya Perkutut Brahma Labuh Geni akan mendatangkan halangan dan jauh dari rezeki,membawa hawa panas dikeluarga
  2. Perkutut Buntel Mayit: Ciri burung ini terdapat pada masing-masing sayapnya ada bulunya putih. Mitosnya burung Perkutut Buntel Mayit dapat mendatangkan malapetaka dan bencana dalam keluarga
  3. Perkutut Wisnu Tinundang: Ciri burung ini pada bulunya kehitam-hitaman tidak merata. Mitosnya bagi yang memiliki burung Perkutut Wisnu Tinundang, maka dia akan sulit menggapai cita-citanya.
  4. Perkutut Brahma Suku: Ciri burung ini pada bulunya berwarna kemerah-merahan tidak merata Mitosnya burung Perkutut Brahma Suku sering mengundang penyakit.
  5. Perkutut Brahma Kukup: Ciri burung ini pada bulunya berwarna keputih-putihan dari kepala sampai ekornya. Mitosnya Perkutut Brahma Kukup bisa mendatangkan sial bagi pemiliknya.
  6. Perkutut Lembu Rawan: Ciri burung ini pada bulunya ‘brumbung’ atau tidak tumbuh dengan sempurna. Mitosnya Perkutut Lembu Rawan bisa mendatangkan penyakit atau pemiliknya selalu dalam kesulitan dan jauh dari rezeki.
  7. Perkutut Kelabang Kapipit: Ciri burung ini terdapat pada sayap bagian dalam bila direntangkan terdapat bulu berwarna putih sebelah,baik kiri atau kanan, Mitosnya Perkutut Kelabang Kapipit bisa mendatangkan sengketa rumah tangga.
  8. Perkutut Durga Nguwuh: Ciri burung ini manggungnya pada tengah malam. Mitosnya bila burung Perkutut Durga Nguwuh dipelihara maka akan banyak mendatangkan halangan seperti sering sakit, rumah tangganya kacau atau sering kekurangan.
  9. Perkutut Durga Ngerik: Ciri burung ini bila manggungnya terus terusan (siang malam). Mitosnya siapa saja yang memelihara burung Perkutut Durga Ngerik, maka akan dijauhkan dari rezeki dan keluarganya tak akur.

Rabu, 10 Januari 2018

Bali diKarang Anyar

Menurut babad bali,pura pamacekan atau pura pasek,pura yang bernuansa bali diwilayah Dusun pasekan,desa Keprabon,kecamatan karang pandan,kabupaten karang anyar propinsi jawa tengah merupakan indukpura pura hindu  dibali,kawasan gunung lawu yang kental dengan nuansa mistis,yang terkait dengan runtuhnya masa Majapahit,mengawali kisah pura pura dibali


Ada sebaris ceritera menarik mengenai keberadaan pure yang identik dengan suasana bali ini,Pura pasek atau pamacekan merupakan petilasan atau tempat peristirahatan terakhir dari Kyai I Gusti Ageng pamacekan atau Ki Ageng Pasek atau Pangeran Arya Kusuma yang menurut sejarah,Pangeran Arya Kusuma ini adalah salah satu menantu sekaligus merupakan Senopati kerajaan dari Raja terakhir Majapahit,yaitu Raja Brawijaya V.

Ada fakta lain yang menunjukkan bahwa umat hindu dibali kini tidak hanya melakukan ritual Tirta Yatra atau Persembahyangan besar bersama Ke Pura Dasar Gelgel Klungkung yang diyakini sebagai induknya Pura Pasek dibali,namun juga melakukan Sembahyang besar ini di Pura pamacekan dikarang pandan karang anyar.
banyak Masyarakat bali yang meyakini bahwa pura pamacekan ini merupakan Induk pura pura dipulau dewata bali,sehingga bangunan Pura ini dibuat dengan motif yang menyerupai pura hindu bali,sehingga siapa saja yang datang akan disuguhi pemandangan layaknya dipulau dewata

Menurut cerita masyarakat yang dilakukan Ki Rekso Jiwo,pada jaman dahulu tempat ini dikenal sebagai punden desa,yang mana sering kali diadakan upacara pemujaan kepada leluhur dengan berbagai persembahan saat menjelang panen Raya,sehingga banyak yang berpendapat jika tempat ini dipakai untuk pemujaan Dewi Sri
bahkan banyak praktisi kejawen yang sering melakukan ritual ditempat ini dengan upaya lebih memurnikan fikiran,disamping tempat ini menyimpan energi supranatural yang luar biasa,Suasana alam pegunungan serta pedesaan yang sejuk,asri menjadi kenikmatan sendiri saat melakukan ritual

Gunung lawu memang dikenal sebagai gunung pusat spiritual,mengingat banyak sekali sejarah terkait didalamnya,siapa saja diperbolehkan untuk berfoto foto diluar pura dengan nuansa bali,jika hendak masuk melakukan doa ritual atau sembahyang,dapat menghubungi Mangku Alit Mulyono,yang berada dilingkungan depan pura
walaupun merupakan tempat peribadatan hindu,siapapun boleh datang,yang terpenting adalah sopan santun tetap dijaga,mengingat tempat ini bisa dibilang wingit,karena menyimpan energi supranatural tinggi dan sering dipakai sembahyang dari jaman dahulu hingga saat ini
nomer whatshap 087879187799 Ki Rekso Jiwo

Sabtu, 30 Desember 2017

akhir cinta pangeran pabelan

Saat pangeran pabelan berada dikamar putri sekar kedaton,hanya berduaan didalam kamar keputren,tentunya dapat dibayangkan apa yang terjadi diantara dua insan yang sedang dimabuk asmara
Seperti halnya pengantin baru yang selalu bermesraan dikamar khusus pengantin,cumbuan rayuan mewarnai setiap detik waktu yang terus merambat,tiada waktu yang tersia siakan dalam mereguk manisnya madu asmara,mereka bagai bunga ranjang yang bermekaran karena enggan untuk beranjak dari sana

Bahkan waktunya makan saja tak dihiraukan,berkali kali emban memberitahukan waktunya untuk makan,selalu saja diminta untuk membawakan hidangan makan kedepan pintu kamar keputren,berkali kali pula mbok mban selalu dengan setia mengantarkan makan pagi,siang ataupun petang didepan kamar,dan hanya diletakkan didepan pintu,kemudian memberitahukan pada putri dari luar bahwa makanan sudah siap,kemudian mbok mban segera kembali menjalankan tugas yang lain
setelah mbok mban pergi,barulah putri kedaton membuka pintu untuk mengambil hidangan makan yang disediakan untuknya,untuk dimakan bersama pangeran pabelan

Waktu makanpun keduanya saling mesra,suap menyuapi dengan begitu setianya,tak banyak suara yang bisa didengar dikamar itu,walaupun komunikasi terus berjalan,bukan bahasa kata kata,namun bahasa tubuh yang menggetarkan segala rasa yang mempesona jiwa,walau tanpa kata,setiap gerak tubuh,pandangan,hembusan nafas bahkan detak jantungpun seakan menyatu menjadi satu,oleh sebab itulah tiada satu katapun yang perlu diucapkan,karena keduanya saling memahami dan haus akan nikmatnya rasa bahagia nan sejati

Detik demi detik,menit demi menit,jam demi jam,hari demi hari,waktu terus bergulir mengiringi kebahagiaan dua insan dalam alunan melodi asmaradana,begitu kuatnya daya yang merasuk sanubari,gendam pengasih asmaradana menjerat erat bagai burung yang terperangkap digetah pulut nan lengket,hingga lemas tiada daya
tiada satupun yang membuat kekhawatiran diantara keduanya,seakan mereka lupa berada dimana,serasa bagaikan disorga 

Hari berganti hari,tiada kecurigaan pada keluarga istana kasultanan pajang,dalam fikiran keluarga istana menganggap bahwa putri sekar kedaton sedang sakit,dan hal yang sering terjadi pada gadis yang mulai dewasa,terkadang pada masa masa tertentu,atau saat menstruasi,sering kali beberapa anak gadis mengalami sakit yang luar biasa hingga berhari hari,terjadi nyeri yang sangat pada bagian perut dan yang lainnya
mengingat hal tersebut,keluarga istana tak menaruh rasa curiga sedikitpun

Tatkala kelelahan dan kejenuhan melanda pangeran pabelan,pangeran pabelan mengutarakan niatnya untuk pulang,dan berjanji akan segera kembali ketempat ini untuk melanjutkan kemesraan lagi,dengan berat hati,putri sekar kedaton mengijinkan kekasihnya untuk kembali pulang
Disaat keadaan malam sepi sunyi,pangeran pabelan berniat untuk keluar dari kamar keputren,tapi dipeluk dengan erat sang putri,semakin berusaha melepaskan,pelukan semakin erat,ada rasa begitu kuat takut kehilangan dalam melepaskan kepergian kekasih hati

Dengan lembut pangeran pabelan memohon dan merayu agar tak ada yang curiga nantinya,akhirnya sang dewi rela melepas pelukannya,perlahan lahan pangeran pabelan keluar kamar dengan mengendap endap
keadaan terasa aman,dikala mendekati tembok beteng kasultanan,pangeran pabelan diam mengatur nafas,bersemedi dengan melafalkan mantra aji penatasan guntur bumi,bait demi bait mantra diucapkan,namun dipenghujung mantra,pangeran pabelan tidak bisa melanjutkan mantra pemberian ayahandanya 
diulang dari depan,dilafalkan mantra pemberian tumenggung mayang,diakhir mantra ada yang terlupa,saat membuka mata,ternyata tembok beteng kasultanan pajang masih gagahnya menjulang,kecemasan didalam fikiran dan hati berkecamuk.
Dengan sisa sisa keinginan dan keyakinan untuk pulang,kembali diucapkan mantra Aji penatasan guntur bumi
Niat ingsun matek ajiku penatasan guntur bumi
sejatine urip uripingsun kinodrat kholifatullah
kinodrat kholifatul alam
adi wahyu tumbi
adi wahyu honggo seto
adi wahyu honggo repto
kemulono badan sariroku
ono polah sajrone obah
ono obah sajrone polah
..............................
.............................
.............................
Mantra terhenti,daya tak lagi mengalir memenuhi kehendak pemilik ajian,dengan kebimbangan hati,pangeran pabelan kembali mengendap endap menuju kamar keputren

Mendengar suara pangeran pabelan,bergegas putri sekar kedaton membuka pintu kamar,pangeranpun masuk kedalam dengan muka pucat pasi
"kenapa kakang"
''Aku tak bisa keluar istana ini"
"ada apa gerangan"
"kunci aji penatasan guntur bumi tak bisa kulafalkan"
pangeran pabelan diam duduk bersila,dengan penuh kegelisahan,pikirannya menerawang,berusaha mengingat mantra yang diajarkan tumenggung mayang ayahnya
beberapa lama berusaha mengingat,akhirnya mantra secara keseluruhan bisa diingat kembali,setelah benar benar yakin bahwa mantra yang diucapkan adalah benar,dengan melihat meja dihadapannya merendah hingga rata dengan lantai pualam,akhirnya pangeran pabelan kembali memohon diri untuk pulang

entah apa yang terjadi,setelah melewati pintu kamar keputren,seakan kekuatan ajian yang dimiliki menjadi sirna,sehingga saat mendekati tembok beteng,dengan susah payah,mantra tak mampu dilafalkan dengan tuntas
hingga ketiga kalinya pangeran pabelan berusaha menundukkan beteng,akhirnya dengan putus asa dia kembali kekamar sang putri

Rasa cemas,takut khawatir bercampur aduk didada pangeran pabelan,membuat tubuhnya bergetar seperti menggigil,segala kecemasan,ketakutan,dan kekawatiran yang akan dihadapi nanti jika diketahui oleh Kanjeng Sultan Hadiwijaya diungkapkan pada putrinya yang menjadi kekasih,putri sekar kedaton dengan lembut menenangkan pangeran pabelan,dia akan berusaha membela pangeran pabelan,jika kehadirannya dikamar diketahui ayahandanya,bahkan jika pangeran pabelan sampai dihukum apapun,putri sekar kedaton akan menemaninya,dipenjara ataupun dihukum pati
Perlahan lahan hati pangeran menjadi tenang setelah mendengar ungkapan dewi kekasih hati

Redanya kecemasan,ketakutan dan kekhawatiran membangkitkan rasa sayang jauh lebih besar dari sebelumnya,dalam hati pangeran pabelan merasakan kepuasan,bangga akan perjuangannya memperoleh putri kasultanan pajang yang setia penuh pengertian dengan keadaan yang dihadapinya,kemesraanpun berlanjut dengan pelampiasan rasa cinta kasih sayang yang lebih mendalam,hingga keduanya merasakan kepuasan yang luar biasa sampai kelelahan menguasai keadaan

Setelah seminggu pelampiasan segala rasa terjadi antara dua insan,Sultan hadi wijaya menjadi curiga,
''gerangan apa yang terjadi pada anakku sekar kedaton,tak biasanya dia mengurung diri tanpa kabar selama ini"
Sultan Hadiwijaya beserta permaisuri memutuskan untuk mendatangi keputren,untuk memastikan apa yang terjadi pada putrinya
setelah berada didepan pintu kamar keputren,Sultan hadiwijaya mengutus mbok mban untuk mengetuk pintu,Putri sekar kedaton berpura pura sakit dan tidak mau membukakan pintu
permaisuripun berusaha membujuk agar putri sekar kedaton membuka pintu agar semua mengetahui keadaan putri,jika benar benar sakit,maka akan disuruhlah tabib istana untuk segera mengobati
namun sang putri bersikeras untuk tidak membuka pintu,karena didalam ada pangeran pabelan yang bersembunyi didalam almari

Kesabaran Sultan hadiWijaya memuncak,dengan penuh amarah,semua disuruh menyingkir dari pintu kamar kapurtren,dengan menengadahkan tangan kanan keatas yang dibarengi kaki kanan diangkat,tangan kiri didepan dada dilafalkanlah mantra Aji gelap sayuto
Niat ingsun matek ajiku gelap sayuto
giring panus tarap ing dadaku
kadi gelap subawaku
kadi bledeg suaraku
kadi gunting darijiku
selo antep kang dumunung ing epek epek ku
sopo kang ketiban lebur musno tanpo bayu

HIIIIIAAAAAT  DUAAAAAR
Pintu kamar keputen hancur berkeping keping,suara menggelegar membuat para prajurit datang dari segala penjuru kaputren,menuju suara tersebut
Dengan hancurnya pintu,maka terciumlah aroma percintaan diruangan tersebut,sultan hadiwijoyo pun berteriak dengan amarah yang semakin menjadi
''PRAJURIT,GELEDAH TEMPAT INI''sambil menunjuk kamar putri kedaton

Dengan sigab dan teliti,para prajurit menggeledah semua ruangan,dan tak beberapa lama,pangeran pabelan yang bersembunyi di almari ditangkap dan diseret keluar menghadap Sultan,Putri sekar kedaton berusaha melepaskan pangeran pabelan dari cengkraman para prajurit
Permaisuri beserta para emban memegangi tubuh putri sekar kedaton agar tak menghalangi prajurit menangkap pangeran pabelan

Sultan pajang menata hati agar amarahnya bisa reda,walaupun sangat sulit,mengingat mukanya telah dicoreng coreng,dirobek cobek oleh kelakuan putrinya yang menyembunyikan laki laki didalam kamar,mengetahui bahwa yang dihadapkan prajurit adalah pangeran pabelan,putra tumenggung mayang,kegelisahan dan kebimbangan menguasai fikiran Sultan hadiwijaya,mengingat tumenggung mayang merupakan punggawa kasultanan Pajang yang sangat dipercaya
Namun sultan hadiwijayapun mengetahui kebejatan moral putra tumenggung mayang yang meresahkan Kasultanan pajang
Sultan hadiwijaya pun dengan penuh amarah terhadap Pangeran pabelan memerintahkan prajurit untuk menyelesaikan atau menghukum pati pangeran pabelan,maka tanpa segan segan,prajurit menghunuskan keris dan menghunjamkan kedada pangeran pabelan
walaupun dihunjam keris berulang ulang dan mengeluarkan banyak darah,tapi pangeran pabelan tidak tersungkur ketanah,bahkan pangeran pabelan mengutuk kehancuran kasultanan pajang yang telah memisahkan dua insan yang saling mencintai
maka tombak prajuritpun ikut bicara hingga tubuh pangeran pabelan penuh luka tusuk dan tumbang menghembuskan nafas terakhir

Didalam kamar keputren,putri sekar kedaton berteriak histeris dan meronta sekuat tenaga hingga pengangan ditubuhnya lepas,berlarilah putri sekar kedaton mengambil patrem atau keris pusaka yang biasa digunakan atau dimiliki perempuan,dihunus dan ditikamkan kejantungnya sendiri dan ajalpun menjemput kedua insan tersebut
nomer whatshap 087879187799 Ki Rekso Jiwo